Tapi bukan hijau warnanya, melainkan mesinnya yang sudah lebih ramah lingkungan, sehingga lebih hijau, sesuai dengan kampanye pelestarian lingkungan yang identik dengan warna hijau.
Dan bila rumor baru-baru ini terbukti kebenarannya, meskipun dianggap sebagai mobil ramah lingkungan yang hijau, tapi California terbaru tersebut tidak bermesin hybrid.
Tapi, sebuah revisi pada fitur dan teknologi mesinnya seperti Direct Injection System, komponen mesin minim gesekan, Multi-cylinder Deactivation, dan Regenerative Braking seperti konsep HY-KERS.
Dengan revisi pada padanan mesinnya tersebut, Ferrari California 'Hijau' ini dikatakan pabrikannya, bisa memotong kadar emisi gas buangnya mencapai 40 persen dan konsumsi BBM 30 persen lebih efisien.
Upaya ini dilakukan Ferrari karena tidak ingin model-modelnya menjadi korban kebijakan pemerintah Eropa seperti Honda Civic Type R, Ford Focus ST, Mazda RX8, karena tidak memenuhi standar emisi yang ketat.
Sayangnya, sejauh ini belum ada rincian lebih lanjut mengenai spesifikasi dan fitur-fitur yang akan diterapkan di Ferrari California 'hijau' terbaru ini. (Detik) |