|   Home   |   About Us   |   Products ( 199 ) |   Tips & Trick  |   Contact Us   |
Mobil Mogok, Menghidupkannya Gampang Kok

AKI mobil soak, kontan kendaraan enggak bisa di-starter. Padahal, fungsi peranti itu tidak hanya menyimpan listrik untuk disuplai ke motor starter, tapi juga memiliki tugas yang dibutuhkan peranti lain, khususnya untuk mobil dengan sistem injeksi elektronik dengan ECU (electronic control unit) sebagai otaknya.

Energi listrik di aki menjadi begitu vital, termasuk untuk airbag atau ABS (Anti-lock Braking System). Bahkan, sangat vital bila kondisi aki sampai rusak karena tak akan mampu memutar motor starter alias mobil tidak bisa jalan.

Untuk menghidupkannya, bisa dilakukan koneksi dengan aki dari kendaraan lain atau sering disebut jumper. Banyak pendapat bahwa model pancingan ini tak bisa dilakukan pada mobil berteknologi canggih yang semua sistemnya sudah komputerisasi. Cara seperti itu akan merusak peranti elektronik di mobil.

Namun, anggapan seperti itu dibantah N Henry Basuki dari HB Car Computer di Jakarta Barat. "Asal benar jumper-nya pasti selamat," tegas Henry. Lain halnya kalau terjadi kesalahan, misal salah menjepit kutub aki antara yang positif dan negatif sehingga terjadi hubungan arus pendek.

Agar tidak keliru, ikuti langkah-langkah di bawah ini:
1. Parkir kendaraan pen-jumper berhadapan dengan mobil yang akan di-jumper dalam kondisi mesin hidup. Posisi kedua aki diusahakan sedekat mungkin.
2. Jepitkan kabel di kutub positif (+) aki di kendaraan yang akan di-jumper. Diikuti ke kutub positif (+) aki mobil pen-jumper.
3. langkah berikutnya, jepitkan kabel kutub negatif (-) ke kendaraan yang akan di-jumper. Diikuti kabel di kutub negatif (-) kepala aki di kendaraan pen-jumper.
4. Lalu, putar kunci kontak ke posisi ON pada kendaraan yang mogok.
5. Cabut kabel negatif (-) pada kendaraan yang di-jumper, diikuti pada mobil pen-jumper.
6. Terakhir, cabut kabel positif (+) pada mobil yang di-jumper, berikutnya pada kendaraan pen-jumper.

Peringatan: Jangan sampai salah menjepit kepala aki. Contohnya, kabel positif (+) pada kendaraan yang di-jumper dihubungkan ke kutub negatif di mobil pen-jumper. Kesalahan ini bisa merusak sistem elektronik.

Jangan menggunakan kabel jumper di bawah standar. Cirinya, saat jumper berlangsung, bila kabel panas tandanya kualitasnya di bawah standar.

Jangan sampai kabel jumper posisi (+) menyentuh bodi karena dapat menimbulkan percikan api.

Terpenting, setiap hendak memasang kabel jumper perhatikan tanda positif dan negatif di aki. (Kompas)

 

.:: Copyright by aksesorismobil.com © 2007 - All rights reserved ::