|   Home   |   About Us   |   Products ( 199 ) |   Tips & Trick  |   Contact Us   |
Mari Kuras Radiator Mobil Sendiri

Usai melakukan perjalanan mudik, mungkin boleh dicek air radiator. Maklum, mobil habis kerja keras menghadapi jalan macet dan menempuh perjalanan jauh. Saat membuka tutup radiator (sebaiknya dalam kondisi mesin dingin), ternyata kondisi airnya keruh alias tidak bening.

Penyebab air radiator berubah jadi begitu karena kotoran berasal dari karat. Jika dibiarkan terus, semakin lama akan menumpuk dan menyumbat jalur air. Dampaknya, sistem pendinginan bekerja tidak sempurna, membuat suhu mesin meninggi. Apalagi dihadapkan dengan kondisi jalanan yang macet.

Untuk mengganti air yang keruh dengan yang bersih (dikuras), bisa dilakukan sendiri tanpa harus membawa ke bengkel. Bisa cuma menukar air atau sekalian dibersihkan dengan cairan khusus pembersih radiator yang tersedia dalam kemasan 5 liter. Pemakaiannya dicampur air, perbandingannya tertera di kemasan itu.

Ketika hendak melakukan pengurasan, jika kondisi mesin masih dingin, "Panaskan dulu mesin selama kira-kira 10 sampai 15 menit. Atau bisa dilihat dari jarum indikator sampai seperempat," jelas Asribowo V, Wakil Kepala Seksi bengkel Srikulit, Gramedia.

Setelah itu ikuti langkah-langkah ini.
1. Buka tutup radiator. "Untuk menjaga keselamatan, pergunakan kain lap cukup tebal. Kalau sudah terbuka, angkat perlahan-lahan untuk memastikan air yang panas muncrat atau tidak," lanjut Asribowo.
2. Buka tutup pembuangan air berbentuk kupu-kupu. Posisinya berada di bagian bawah (kalau tidak disebelah kiri, adanya di kanan). Membukanya gunakan obeng dan jika sudah terbuang, tutup kembali
3.Jika tidak menggunakan radiator flash, lepas slang bagian atas di radiator. Tujuannya, supaya air kotor di dalam blok mesin terbuang.
4. Setelah itu, isi air ke mulut radiator - sementara slang bagian atas tadi masih lepas - sambil mesin dihidupkan dan putarannya antara 1.500 - 2.000 rpm selama 5 - 10 menit. Sementara slang yang mengucurkan air tetap terus di mulut radiator.
5. Perhatikan air yang keluar dari slang radaitor sudah bening. Barulah cabut slang yang mengalirkan air ke mulut radiator. Sementara mesin jangan langsung dimatikan, tunggu sekitar 1 menit sampai dua menit. Atau bisa dilihat dari slang radiatort, jika sudah tidak keluar segera matikan mesin.
6. Pasang kembali slang radiator dan isi sampai penuh. Kalau bisa pergunakan air mineral isi ulang. Jika dari PAM atau air dari tanah (disedot pakai pompa) karena zat besinya cukup tinggi.
7. Sekalian bersihkan tabung (bagian dalamnya) penampung air cadangan radiator (reservoir). kalau sulit bisa pakai pasir halur dicampur air dan dikocok-kocok.
8. Ketika melakukan pengurasan, beberapa merek mobil seperti BMW, Honda, Peugeot dan Mercy terdapat baut pembuangan angin. Jadi, usai memasukkan air baut dikendurkan sedikit dan nyalakan mesin pada putaran 1.500 sampai 2.000 rpm. Jika sudah keluar gelembung udara atau air, kencang lagi bautnya. (Kompas)

 

.:: Copyright by aksesorismobil.com © 2007 - All rights reserved ::