|   Home   |   About Us   |   Products ( 199 ) |   Tips & Trick  |   Contact Us   |
Merawat Kendaraan Saat Cuaca Tidak Menentu

Hari itu, Yudi(bukan nama sebenarnya) tampak sedang kesal. "Cape deh, belum ada satu jam mobil saya cuci bersih, sudah kena hujan lagi. Tertipu lagi saya oleh cuaca hari ini," keluhnya. Kekesalan serupa pasti tengah dialami pula belakangan ini oleh banyak orang, karena cuaca yang makin sulit diprediksi akibat terjadinya pemanasan global.

Merawat kendaraan di saat iklim tidak menentu seperti sekarang memang butuh kesabaran lebih. Selain menyebabkan kerepotan, hujan dan panas yang datang silih berganti dalam waktu singkat, bahkan dalam beberapa jam saja dapat berakibat buruk pada kendaraan, terutama di bagian eksteriornya. Karenanya, justru di musim seperti ini kondisi kendaraan harus mendapat perhatian ekstra.

Bagian eksterior mobil yang terkena dampak langsung akibat buruknya cuaca adalah cat. Selain untuk merperindah mobil, cat juga berguna untuk melindungi mobil dari karat. Sinar matahari dan hujan berdampak negatif terhadap cat mobil. Terpaan sinar matahari yang mengandung sinar ultraviolet dan air hujan yang mengandung zat asam akan merusak cat mobil. Apalagi jika terpaannya datang silih berganti. Karena itu mobil yang tidak digunakan sebaiknya dimasukkan ke dalam garasi, dan jika terkena hujan segeralah bodinya diberihkan dan dikeringkan dari bekas-bekas air.

Agar cat mobil terhindar dari jamur, pemilik sebaiknya membersihkan kendaraan setiap hari. Siramlah bodi mobil dengan air untuk menghilangkan debu yang melekat. Hindari penggunaan lap kering yang dapat meyebabkan tergoresnya cat. Anda bisa memanfaatkan pembersih bulu ayam (kemoceng) untuk membersihkan debu. Kendati akan lebih baik jika mencuci mobil hanya dengan air, namun sampo/sabun khusus mobil bisa juga digunakan. Syaratnya, mobil harus dibilas sampai bersih untuk menghilangkan sisa-sisa sabun yang membuat warna menjadi kusam. Gunakanlah lap berbahan halus untuk menghindari cat mobil tergores. Jangan terlalu sering menggunakan polishing material, karena akan menipiskan lapisan cat.

Pemilik mobil dianjurkan memakai pelindung cat untuk menambah keindahan supaya cat lebih mengkilat, tahan lama, tidak pudar, tidak timbul jamur dan terlindungi dari sinar ultraviolet. Bawalah mobil anda ke workshop profesional spesialis pelindung cat yang memiliki peralatan khusus dan dilakukan oleh tenaga ahli terlatih.

Hujan kerap turun tiba-tiba, karenanya pastikan alat peyeka kaca bekerja dengan baik. Selain mengganggu pandangan pengemudi, rusaknya alat penyeka kaca dapat menyebabkan kaca mobil menjadi kotor dan buram. Bagian yang paling rentan terpengaruh oleh cuaca adalah karet wiper, terutama pada kelenturannya. Debu, kotoran, asap, hujan, panas yang sering menerpa membuat kelenturan karet wiper berkurang. Hal ini mengakibatkan karet wiper tidak mampu membersihkan kaca saat hujan turun.

Jika terkena hujan dan panas dan diselingi dengan menempelnya debu-debu serta asap knalpot, maka kaca mobil akan menjadi berjamur dan berpelangi. Untuk mengatasinya, bersihkan kaca dengan cairan pembersih kaca. Namun, pemilik sebaiknya juga memperhatikan kaca saat terkena hujan. Keringkan segera kaca sesaat setelah terkena hujan, Jangan dibiaran kering sendri karena akan menimbulkan bercak-bercak air. Dan jika bercak tersebut didiamkan lama-lama dapat menyebabkan pengkristalan yang susah dihilangkan.

Mencegah karat

Iklim Indonesia yang udaranya cenderung lembab dan asin, ditambah hujan yang turun terus-menerus menyebabkan rentannya besi-besi kendaraan dari serangan karat. Agar terhindar dari karat, seringlah mencuci mobil sendiri. Tidak dianjurkan mencuci di car wash karena sangat sulit membatasi masuknya air ke bagian dalam kendaraan. Cuci mobil di pagi hari, jemur di bawah sinar matahari dengan membuka seluruh bagian pintu, menurunkan kaca jendela supaya matahari bisa masuk. Jangan memakai mobil dalam kondisi basah. Mencuci moil di malam hari tidak disarankan, karena lama keringnya dan juga banyak embun yang sulit hilang.

Saat terkena banjir, sebaiknya bagian bawah mobil langsung dicuci/ siramlah dengan air bersih, lalu jemur. Jangan biarkan kotoran dan air mengendap yang akan mempermudah besi berkarat.

Bagi Anda yang kebetulan memiliki kendaraan baru sebaiknya sudah memberikan perlindungan antikarat pada kendaraan Anda saat keluar dari showroom/pabrik. Sebagian mobil menmang sudah diberika lapisan antikarat saat perakitan, namun umumnya hanya bagian-bagian tertentu saja. Lagipula, bibit karat sudah ada akibat proses pengelasan.

Karena itu alangkah bijaksana jika sebelum dipakai, mobil baru Anda dibawa ke workshop perlindungan antikarat yang akan memeberikan palisan antikarat secara menyeluruh.

Sumber dari : Harian Kompas

 

.:: Copyright by aksesorismobil.com © 2007 - All rights reserved ::