|   Home   |   About Us   |   Products ( 199 ) |   Tips & Trick  |   Contact Us   |
Habis Basah Terbitlah Karat

Datangnya banjir di Tanah Air belakangan ini, kerap membuat mobil bermasalah. Walau tidak melibas jalan yang tergenang banjir, melewati genangan air saat hujan pun bisa mengganggu komponen rem yang sudah mulai bermasalah. Akibatnya air pembuat karat bakal mengusik kerja rem. Baik saat laju menjadi sulit dihentikan, hingga macet tidak dapat bergerak. Agar karat pembuat rem macet tidak membuat kepala memanas, kenali dulu penyebabnya dan gunakan kepala dingin biar rem tetap pakem.

Cakram

Kejadian yang sering dialami sistem rem cakram setelah melewati banjir adalah macet. Akibatnya bikin mobil narik kiri atau kanan. Jangan terlalu khawatir dulu, bisa jadi penyebabnya tidak butuh perbaikan njelimet. Biasanya bagian sliding kaliper yang macet.

Jadi jangan keburu menghakimi piston. Sebab inspeksi penyebab lebih mudah ketimbang bongkar sistem rem untuk melihat kondisi piston rem. Perhatikan saja karet boot master pin dan boot sliding pin yang memegang kaliper. Kalau terkoyak atau retak bisa jadi di situlah penyebabnya.

Karet penutup pin ini berukuran kecil tetapi bisa besar akibatnya. Karena sobek, air bisa menyusup masuk dan membasahi pin. Sehingga pin berkarat dan seret, paling parah macet. Selain karat, kondisi kaliper yang relatif panas membuatnya lebih mudah macet.

Padahal kaliper harus bisa bergerak kiri dan kanan mengikuti gerakan piston menekan kampas rem. Gerakannya memang tidak banyak, hanya sliding sedikit. Tetapi kalau seret, kaliper bisa macet setelah direm. Jadi kampas tetap mengigit. Kalau terjadi hanya sebelah roda, mobil pun tertarik ke arah rem yang macet.

Solusinya, untuk sementara bisa semprot pakai cairan penetran, tetapi itu sifatnya darurat. Sebaiknya tetap dibuka dan dilumasi lagi dengan gemuk, Selagi dibongkar sekalian cek kondisi piston rem.

Caranya balik kaliper dan lihat karet boot piston rem. Sama dengan karet tutup pin sliding tadi, kalau pecah atau retak, curigai kemungkinan masuknya air. Nah kalau memang terjadi, sekalian bongkar dan servis rem. Belum tentu perlu ganti piston. Bisa hanya dibersihkan, asal kondisi karet sil piston masih bagus. Karet sil ini harus prima, kalau getas sedikit saja lebh baik diganti.

Teromol

Kejadian pada rem teromol yang letaknya di roda belakang saat melewati jalan banjir, kejadiannya tidak hanya macet. Namun juga bisa menyelonong saat pedal rem diinjak. Jika kejadiannya macet, masalah kerap timbul saat mobil parkir setelah melewati banjir.

Perasaan kesal bisa saja terjadi. Sesaat mobil tidak mau maju ataupun mundur walau rem tangan diturunkan. Sudah semestinya jangan dipaksakan untuk digerakan, mengingat kampas kopling bisa saja aus tergerus saat memaksa roda bergerak.

Pertolongan darurat, bisa dengan mendongkrak ban yang macet, setelah ban dilepas bagian teromol bisa diketok dengan bantuan palu hingga bisa diputar. Jika belum bisa, tekanan minyak ke piston dalam teromol dikucurkan dengan mengendurkan baut pembuang angin. Tanpa perlu mengocok pedal, setelah minyak menetes melalui lubang, baut kembali dikencangkan dan diketok menggunakan palu.

Apabila pertolongan darurat tidak berhasil meloloskan teromol rem. Teromol perlu diperbaiki dengan bantuan bengkel. Sebagai perawatan, untuk menghindari karat yang mengikat komponen dalam rem. Sebaiknya rem diperiksa dan disetel ulang setiap 20.000 km untuk pemakaian normal, jika sering melibas genangan air atau debu bisa dipercepat lagi(setiap 10.000km).

Saat perawaatan, jangan lupa untuk memeriksakan kondisi karet piston dan komponen lainnya. Jika sudah sobek atau aus sebaiknya diganti baru. Sama seperti sepatu rem yang sudah mulai retak. Saat panas terkena air, kampas yang sudah retak akan mudah terlepas dari dudukan besinya. Bahayanya rem bisa blong atau macet terkena pecahannya.

Rem Tangan

Perlakuan rem tangan yang sudah mulai bermasalah bisa terjadi pada rem berjenis teromol ataupun cakram. Kerja mekanis rem tangan ini memang terhubung melalui kabel sling. Kawat sling macet bisa terjadi setelah melewati banjir, akibatnya juga membuat ban tidak mau diputar. Buat rem tangan yang menggunakan teromol, bisa melakukan pertolongan darurat seperti pada boks rem teromol.

Sebagai tanda kabel rem tangan macet, terlihat dari kawat yang tidak dapat digerakan saat tuas rem dilepas. Tanda lainnya bisa melihat karet pelindung tali dengan pembungkus yang sudah sobek. Karet yang sudah sobek memudahkan air menyusup masuk, sehingga bisa membuat tali macet. Pengantiannya perlu mengganti satu set kabel

rem, karena dipasaran tidak dijual karetnya saja.

Kabel rem tangan pada model cakram juga bisa mengalami hal yang sama. Selain kabel bisa bermasalah, rem macet juga bisa terjadi saat karet piston kaliper sudah sobek. Karat yang ditinggal air saat panas membuat piston menjadi macet.

Sumber dari : Tabloid Otomotif

 

.:: Copyright by aksesorismobil.com © 2007 - All rights reserved ::