|   Home   |   About Us   |   Products ( 199 ) |   Tips & Trick  |   Contact Us   |
Biofuel dituding miring

Seperti nyiur melambai, perdebatan bahan bakar ramah lingkungan kini bergeser sisi lain. Biofuel kini digugat dan dianggap berpotensi menciptakan efek rumah kaca lebih besar dari bahan bakar fosil.

Gugatan itu berawal dari hasil penelitian Universitas Princeton dan Nature Conservancy yang dilaporkan majalah Science. Dalam penelitian itu, emisi gas rumah kaca biofuel dihitung sejak proses produksi. Jadi bukan semata-mata saat dipakai sebagai bahan bakar di mobil. Perhitungan dilakukan mulai saat menanam, memanen, memproses hingga distribusi.

Hasil penelitian itu juga menyoroti konversi lahan dari hutam alam dengan aneka ragam tumbuhan menjadi satu jenis tanaman saja. Padahal hutan adalah konsumen CO2 yang paling besar. Implikasi lain, pasokan pangan manusia dan hewan terancam di rebut produsen biofuel. Lihat saja krisis kedelai di Indonesia gara-gara pasokan kedelai dunia berkurang akibat konversi lahan kedelai menjadi jagung untuk bahan baku ethanol di USA.

Dari penelitian itu, mengganti bahan bakar fossil dengan ethanol dari jagung menghasilkan emisi rumah kaca dua kali lipat dalam tiga dekade kedepan.

Kondisi ini seperti alarm yang menyentak banyak pihak. PBB sudah mengevaluasi keberlangsungan biofuel. Uni Eropa juga mempertimbangkan untuk membatasi penggunaan bahan bakar dari tumbuhan.

Di Indonesia juga mulai muncul keprihatinan maraknya konversi hutan menjadi kebun sawit. Proses konversi itu menghilangkan keanekaragaman hayati yang tidak ada nilainya. Sulit untuk diterima bila aneka plasma nuftah yang menjadi tumbuhan endemik hilang begitu saja, untuk digantikan satu jenis tanaman. Selain itu proses pembukaan lahan melepas jutaan ton CO2 ke langit biru seperti yang terjadi dengan proyek lahan sejuta gambut di Kalimantan.

Perlu terobosan baru agar biofuel bisa lebih ramah terhadap lingkungan. Bukan dengan rakus mengkonversi lahan sambil berkhayal menjadi raja energi baru.

Sumber dari : Mobilku.Com

 

.:: Copyright by aksesorismobil.com © 2007 - All rights reserved ::