|   Home   |   About Us   |   Products ( 199 ) |   Tips & Trick  |   Contact Us   |
Mau Beli Mobil Bekas, Simak Ini Dulu

KapanLagi.com - Mendekati lebaran, bursa jual beli kendaraan bermotor kembali marak. Baik itu kendaraan baru maupun second. Untuk yang terakhir, gampang-gampang susah untuk mendapatkan kendaraan yang cukup baik dengan harga sepadan. Diperlukan pengetahuan khusus agar tidak terperangkap masalah. Layaknya pepatah membeli kucing dalam karung.

Sebelum memutuskan membeli mobil, baik mobil baru maupun mobil bekas, penting sekali untuk mendapatkan informasi yang lengkap atas mobil yang akan dibeli. Baru-baru ini seorang teman membeli mobil bekas tanpa memeriksa kondisi mobil tersebut dengan baik sebelumnya. Setelah transaksi jual beli mobil terjadi, barulah teman saya itu menyadari kesalahan besar yang dilakukannya.

Mobil yang dibelinya adalah sebuah Toyota Kijang model tahun 1999. Toyota Kijang, atau umumnya mobil merek Toyota, dikenal akan kehandalannya dan merupakan salah satu mobil paling favorit umumnya lapisan masyarakat Indonesia. Mesinnya bandel dan suspensinya sangat cocok dengan kondisi jalan di Indonesia. Teman saya berpikir dia tidak akan mengalami masalah yang berarti dari Toyota Kijang yang dibelinya tersebut.

Kalau misalnya saja dia cek sejarah Toyota Kijang tersebut dengan teliti, misalnya lewat tenaga mekanik yang terpercaya, seperti yang dilakukan oleh rekan kerja saya waktu membeli Honda Civic-nya, dia mungkin akan tahu. Toyota Kijang yang kelihatannya mulus tersebut sudah pernah terlibat 2 kali mengalami kecelakaan besar, belum termasuk kecelakaan-kecelakaan kecil lainnya.

Untuk membeli mobil baru, sangatlah mudah. Anda juga bisa mengikuti trend otomotif nasional lewat informasi otomotif dari ATPM yang biasanya di-release sebelum sebuah model mobil baru dipasarkan. Beli mobil bekas membutuhkan seni yang berbeda dengan beli mobil baru. Untuk beli mobil bekas, penting bagi anda untuk mendapatkan informasi yang akurat atas kondisi mobil bekas yang akan anda beli dan juga sejarah mobil tersebut.


Selain menganalisa apakah sebuah mobil bekas cocok untuk mengisi kebutuhan anda dan keluarga anda dan apakah harganya cocok dengan isi kocek anda, anda perlu juga mengetahui latar belakang dan kondisi terkini calon mobil anda tersebut. Semaksimal mungkin, usahakan untuk mengecek sejarahnya sampai dengan saat mobil tersebut baru dibeli pertama kali. Coba dapatkan berbagai informasi mobil tersebut dari berbagai pihak yang terkait seperti misalnya pihak kepolisian, asuransi, mekanik yang terpercaya, dan lain-lain, melalui pertanyaan-pertanyaan seperti misalnya di bawah ini:

PERTAMA

Berapa kali mobil tersebut berganti pemilik? Anda bisa dapatkan informasi ini dari kepolisian. Performance sebuah mobil bisa dipengaruhi oleh berapa banyak mobil tersebut berpindah tangan. Kondisi sebuah mobil bekas bisa berbeda tergantung dari style mengemudi dari para pemilik sebelumnya. Yang tidak kalah pentingnya, anda bisa tahu apakah mobil tersebut pernah punya sejarah hitam, seperti misalnya mobil curian atau bukan.

KEDUA

Konsistenkah si pemilik melakukan perawatan mobil tersebut? Paling bagus lagi kalau ini bisa dibuktikan dengan dokumen perawatan yang lengkap baik dari bengkel perawatan resmi atau bengkel lainnya.

KETIGA

Di provinsi mana saja mobil tersebut pernah terdaftar? Hal ini mengindikasikan mayoritas kondisi jalan di mana mobil bekas tersebut dipakai di tahun-tahun sebelumnya.

KEEMPAT

Apakah mobil tersebut pernah terlibat kecelakaan yang besar, dan kalau pernah bagian mana yang pernah diganti dari mobil tersebut? Apakah bagian, bodi, mesin atau komponennya? Bagaimana kondisi struktur mobil tersebut, seperti misalnya kondisi engine block setelah kecelakaan?

Lewat satu bulan setelah membeli mobilnya, teman saya baru mengetahui bahwa blok mesin Toyota Kijangnya ternyata sudah retak, yang diakibatkan oleh berbagai kecelakaan yang dialami sebelumnya. Kalau saja dia minta inspeksi kendaraan dari seorang mekanik yang ahli, profesional di bidangnya dan bisa dipercaya, teman saya akan tahu tentang berbagai kecelakaan yang dialami Toyota Kijang tersebut.

Teman saya tersebut memang menggunakan jasa mekanik untuk memeriksa Toyota Kijangnya sebelum memutuskan untuk membeli mobil tersebut, namun seperti yang baru disadarinya, hasil kerja mekanik tersebut tidak bagus. Kelihatannya, untuk analisa mobil, si mekanik sangat tergantung semata-mata dengan mesin diagnostik kendaraan dan alat teknologi lain yang dimilikinya.

Dia tidak turun tangan untuk memeriksa sendiri kondisi Toyota Kijang tersebut dari dekat. Kalau saja dia turun tangan, mungkin dia akan temui hal-hal penting seperti gagal mesin, blok mesin retak, dan lain-lain. Sekarang teman saya harus mengeluarkan kocek tambahan yang tidak kecil jumlahnya untuk membiayai ongkos perbaikan kendaraannya. (boorsaot/rsd)

Sumber dari : Kapanlagi.Com

 

.:: Copyright by aksesorismobil.com © 2007 - All rights reserved ::